Problema, Sebab dan Akibat Dari Putus Cinta

Reaksi:
Putus adalah kalimat yang paling mengerikan dan ditakuti oleh sebagian orang yang mengalami masa berpacaran. Apalagi itu termasuk dalam kategori cinta pertama. Walau bagaimana pun intinya kita tidak dapat membantah atau pun mengelakkan dengan persoalan ini. Menganggapi hal ini pacaran bukanlah pernikahan, berpacaran bukanlah pertunangan melainkan pengenalan satu sama lainnya. Tanpa disadari hanya karena persoalan sepele, kita bisa saja menghadapi kata putus. Untuk itu kita perlu intropesksi diri :
  1. Jangan Memiliki sifat pembosan
  2. Jangan Terlalu Perfeksionis
  3. Tidak Dapat menerima kekurangan orang lain
  4. Tidak mau memaafkan kesalahan orang.

Berpacaran yang tidak cocok sebaiknya harus diahkiri, mengapa demikian? Karena cinta tidak boleh dipaksakan yang tidak sesuai dengan keingginan hati. Secara sederhana kita tidak merasakan adanya kegetaran akan cinta. Mengapa bisa terjadi pacaran? Karena dari awal kita terlalu memaksakan keingginan sendiri, itulah sebabnya kita harus waspada didalam tahap pertemanan sampai dengan tahap pendekatan.

Apakah kita pernah mengunakan cara  " suka dan tertarik " yang artinya begitu berkenalan beberapa hari kemudian langsung melakukan penembakkan " I Love U " ( main sambar saja )!!! Itulah salah satu penyebab akan kegagalan dimasa berpacaran sekali pun sudah terikat dalam suatu hubungan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kita sering putus cinta, antara lain :
  • Keseringan mengalami kekerasan yang sudah tidak dapat diubah lagi,
  • Terjadinya kebohongan dimasa pacaran,
  • Tidak setia disaat godaan yang datang dan ahkirnya pindah kelain hati,
  • Pola berpikir yang tidak sama dan sering menimbulkan konflik yang tidak dapat diselesaikan,
  • Karakter dengan kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak dapat ditinggalkan lagi, kalau mengalami hal ini ingatlah jangan sampai dibawa dalam pernikahan. Karena pernikahan tidak dapat mengubah karakter pasangan,
  • Dengan adanya pengaruh dari keluarga yang tidak menyetujui atau dilarang orang tua,
  • Adanya kecenderungan untuk menjatuhkan, menjauhkan dari Tuhan, menghambat menuju masa depan, dan selalu mengingginkan hubungan seks pra-nikah,

CATATAN : Tidak semua keributan dimasa pacaran harus diakhiri dengan putus cinta. Dan juga tidak semua masalah dimasa pacaran adalah tanda dari tidak kecocokkan.Keributan dan pertengkaran dimasa pacaran adalah untuk menguji kedewasaan dalam menghadapai masalah. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan kecuali kita tidak berani menghadapinya.

Cara Orang Putus Cinta
Dalam kehidupan anak muda sekarang ada beberapa cara dalam putus cinta :
 * Pengecut
Penjelasan dalam ini adalah putus yang tidak jelas dengan cara tiba-tiba menjauh. Cara ini benar-benar sangat menyakitkan dan tidak bertanggung jawab. Ini sering dialami pasangan yang sudah melakukan hubungan seks pra-nikah.Pasangannya akan pergi dan tidak akan bertanggung jawab akan perbuatannya

* Sms
Banyak diantara kaum muda memilih untuk memutuskan pacar melalui sms. Cara ini sama juga dengan pengecut dan pecundang.

* Mencari-cari Permasalahan
Dengan adanya masalah akan menimbulkan pertengkaran yang dibawa sampai dengan memaki, membentak, sambil meneriakkan hubungan sudah berakhir. Saya menginggatkan jangan mengunakan cara ini, karena keputusan dalam hidup tidak boleh dalam situasi emosi.

* Menyakiti / Selingkuh
Melakukan perbuatan-perbuatan yang menyakiti pasangan dengan berkencan dengan orang lain dihadapan pasangannya. Biasanya ini akan menyampaikan pesan, kalau dia sudah punya pasangan yang lain.

* Menitipkan Pesan Keorang Lain
Teman kadang menjadi tempat yang cocok dijadikan sebagai alat perantara untuk menyampaikan kata putus. Ini biasanya dilakukan dikalangan orang yang termasuk tipe pecundang yang hanya berani memberitahukan kalau dia sudah tidak ada hubungan dan tidak memiliki perasaan mencintai pasangannya.

* Dengan Berterus Terang
Inilah cara yang sangat tepat, kita harus memberikan dulu apa alasannya kita harus mengahkiri hubungan dengan menenangkan diri serta meredamkan emosi. Setelah dengan yakin dengan keputusan harus dibicarakan secara terbuka, terperinci, dan dewasa. Keputusan yang sudah diambil usahakan kembali dalam persahabatan. Setelah itu kuburlah semua memori dan jangan saling membongkar rahasia-rahasia yang sudah dijalani. Dengan mengambil kesimpulan karena cinta tidak harus memiliki, melainkan belum jodoh !!!

Cara Menghadapi Putus Cinta
Sekalipun menyedihkan ada kalanya cinta tidak dapat dipertahankan juga. Jika hal ini terjadi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan :
  1. Introspeksi diri dan menganalisa penyebab kegagalan tersebut. Sebab tidak ada manusia yang sempurna. Untuk itu, diperlukan mempelajari lagi kekurangan dan kesalahan kita dalam hal yang creativ, positif, dan konstruksif.
  2. Lebih baik " sakit hati " dari sekarang dari pada rusak dikemudian hari bila dilanjutkan kembali.
  3. Singkirkan segala kenangan yang dapat membuat kita terus menginggat dia dalam hal kita kita membencinya. Sebab melupakan kenangan tidaklah mudah dilakukan, kecuali kita ada niat untuk melakukannya, singkirkan lagu yang bersuasana mengingat dan cari lagu yang bersuasana semangat dan menghibur.
  4. Banyak diantara kita akan bersedih dan depersi karena diputuskan oleh pacar. Dengan berjalannya waktu, maka luka hati akan berkurang dan hilang. Biarkan waktu dan hanya waktu yang dapat menghapus dan menyadari kita.
  5. Bersihkan hati dari hal-hal yang negatif. Jangan sampai menyimpan rasa trauma yang terlalu lama.
  6. Jangan mengeluarkan kata-kata yang merendahkan seseorang seperti : cewek materalitis atau laki yang tidak setia.Dll
  7. Belajarlah dari pengalaman agar tidak melakukan kesalahan yang sama agar tidak jatuh pada lubang yang sama.
  8. Fokuskan diri kita pada hal-hal yang bersifat creativ, positif, dan konstruksif.
  9. Setelah hati kita nyaman dan semua proses waktu sudah berjalan, carilah pasangan yang sesuai dan berkenan dihadapan Tuhan
Apapun yang terjadi dalam masa pacaran semua itu bukan karena ketidakcocokkan melainkan untuk mendewasakan kita kepada hal yang positif. Jangan pernah takut akan kegagalan dalam berpacaran, tetapi takutkan kalau kita akan mendapat pasangan yang salah. Semoga ini dapat membantu teman-teman yang sedang dilanda putus cinta.
< >

Kebahagiaan dan Kesedihan Di Masa Pacaran

Reaksi:
Selama pacaran akan banyak kisah-kisah yang akan dialami. Kadang ada cinta dimulai dengan kebahagiaan namun berahkir dengan kesedihan. Dimasa pacaran hal yang paling berharga adalah tertawa, namun kesedihan adalah hal yang paling menyakitkan. Berbagai macam suasana hati yang dialami seseorang disaat pacaran, baik itu merupakan hal yang positif maupun secara negativ.

Kebahagiaan Di Masa Pacaran
Semua orang pastinya meninginkan kebahagiaan semasa pacaran. Untuk itu, kita haru tahu apa saja dan bagimana kita bisa mendapatkan pasangan yang akan membuat kita bahagia. Ini ada beberapa tips untuk kita.

a. Mencari Pasang Yang Tepat
Inilah hal yang penting dan sesuai dalam menentukan kita bahagia atau tidak dimasa pacaran. Dimasa pacaran bukan berarti tidak ada masalah yang akan didapatkan, tetapi pacaran yang akan menghasilkan hubungan yang cukup lama dan akan sampai memasuki kejenjang pernikahan yang bersifat positif. Banyak orang mencari pasangan yang sempurna agar mereka tidak sering putus cinta atau berganti-ganti pacar. Kalau kalian termasuk dalam kategori ini, maka pola pikir dan target untuk mencari pasangan tepat dan sempurna.

b. Mampu Mempertahankan, Kebenaran, Pertanggungjawab, Dan Menjaga Kesucian
Mempertahankan yang dari hal diatas sewaktu dimasa pacaran adalah hal yang paling indah dan sangat berharga dengan saling mencintai dan menjaga dalam kesucian. Tetapi, bagaimana jika pasangan kita mendesak, marah, dan bahkan mengancam untuk putus? Forget It !!! karena itu lebih baik terjadi dari pada menyesal dikemudian hari. Karena disaat dosa telah masuk didalam hubungan pacaran, baik itu berupa kehamilan sebelum nikah, aborsi, dll. Dan akan mengakibatkan pasangan kita tidak akan menghargai dan akan mencurigai kita terus menerus, gitu juga dengan orang lain.

CATATAN : Menjaga kebenaran dan kesucian itu merupakan kebanggaan tersendiri yang tiada nilainya.

c. Menjadikan Makin Maju Dan Sukses
Setelah berpacaran yang saling menjaga dan menghargai akan berdampak ke hal yang positif baik itu disaat sekolah, kuliah, maupun bisnis dan karier. Bukankah ini sangat mengembirakan, bahkan tadinya orang tua atau keluarga tidak setuju tetapi setelah melihat perubahan akan terlihat senang.

d. Membuat Kita Menjadi Semakin Dewasa
Dimasa pacaran menjadi lebih bertanggung jawab dan ada kemajuan yang didapatkan.

e. Menjaga Hubungan Sampai Ke Pernikahan Dan Membangun Keluarga Bahagia
Alangkah senangnya bisa mengakhiri masa pacaran sampai ke jenjang pernikahan dan membangun keluarga yang bahagia dan diberkati. Cinta pertama yang sangat berkesan dan cinta yang terahkir menjadi paling bahagia.

Kesedihan Di Masa Pacaran
Jarang dimasa pacaran harus diahkiri dengan kebahagiaan, karena kita tidak mengetahui apa saja kendala disaat kita mengalami kegagalan dimasa berpacaran.

a. Mendapatkan Pasang Yang Salah
Alangkah sedihnya setelah sempat pacaran selama setahun atau dua tahun ternyata mendapat pasangan yang salah. Karena itu bisa berupa tidak dewasa, sexual minded, suka memukul, dll. Sehingga membuat tidak sejalan dan sepikir lagi yang ahklirnya harus berpisah. Bukankah ini sangat membuat malu pada keluarga dan teman-teman, tetapi ini lebih baik dari pada harus menyesal seumur hidup dibawah kekuasaannya.

b. Tidak Mampu Menjaga Kebenaran Dan Kesucian
Kebalikan dari hal yang disebutkan dalam kebahagiaan dimasa pacaran, disini kita akan mengalami kesedihan yang mendalam, kecewa, putus asa, dan penyesalan seumur hidup. Untuk itu, sekalipun cinta kita besar tetapi kalau kita sudah melangkah terlalu jauh kedalamnya maka kekecewaan serta penyesalan tetap tidak dapat mengembalikan kesucian yang telah hilang.

c Semakin Hancur Dalam Prestasi dan Kehidupan
Tanpa kita sadari kita tidak akan memiliki bakat didalam hidup ini. Semua orang akan menggangap kita tidak berarti dan menjadi sampah-sampah masyarakat. Dan akan berdampak ke hal yang negativ serta memiliki sifat yang kasar. Tentu akan membawa kekecewaan dan penderitaan seumur hidup terutama bagi seorang wanita yang telah melakukan seks pra-nikah. Dunia boleh semakin modren dan teknologi menjadi semakin canggih, serta segala kecukupan yang berlebihan. Tetapi, mayoritas pria akan lebih memilih gadis yang masih suci sebagai calon istrinya. Karena itu bagi wanita jagalah kesucianmu agar tidak menyebabkan penyesalan seumur hidupmu. Setiap kita melalui masa pacaran tetap ada batasan dan rambu-rambunya.

Ada banyak orang yang berpendapat, bukankah kita telah jatuh dalam dosa untuk apa mengambil pusing? Mau berpelukan, berciuman, atau berhubungan seks itu terserah saya karena kita akan menikah? Tetapi ingat, pernikahan tidak menghapus dosa hubungan seks pra-nikah. karena itu adalah dosa perzinahan

Cara Mendapatkan Kebahagiaan Masa Pacaran
Kita harus tahu bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan sewaktu pacaran dan bukan mendatang kesedihan.

a. Jangan Mudah Jatuh Cinta
kalau hanya sekedar suka tidak apa-apa, kita perlu bersabar dan meneliti lebih jauh secara obyektif. Serta jangan lupa berdoa dan menunggu waktu yang tepat. Jangan terburu-buru mengambil keputusan hanya akan mendatang kepastian. Pastikan kalau dia memang pasangan terahkirmu dan selalu didalam menjagamu.

b. Jangan Sampai Menguasai Seseorang
Sering kita jumpain baru dalam masa pacaran sudah mengendalikan kehidupan pasangannya dan sudah  mempunyai sebutan khusus yaiut papa dan mama padahal belum menikah. Ingat satu hal, karena itu dapat menyebabkan kita akan melangkah terlalu jauh, walau pun hanya sekedar sebuatan akan menyebabkan hal yang luar biasa dan merusak citra diri sendiri. Bersabarlah dan simpan semua hal itu dan tunggu sampai memasuki pernikahan.

c. Kenali Pasang Dengan Baik
Sebaiknya punya prinsip disaat berpacaran yaitu buka mata dan telinga. Tapi setelah menikah, tutup mata dan telinga. Kenalilah dia sebaik-baiknya dan kita juga harus tetap waspada ketika akan terjadi sesuatu. Untuk itu, kaum wanita kamu harus selalu paham akan kondisi dan membaca setiap pergerakkan pasanganmu. Karena dimasa pacaran harus saling membangun dan bukan menjatuhkan. Serta tetap menjadikan kasih landasan dalam berpacaran, sehingga jika ada masalah pun bisa menjadi sumber kebahagiaan. Kita telah mengetahui kebahagiaan dan kesedihan yang mungkin terjadi dalam masa pacaran serta cara kita memperoleh kebahagiaan.

CATATAN : Lakukan pilihan yang tepat, bertindaklah dengan tepat, dan tempatkan Tuhan dimasa pacaran.

Ketika seseorang mendapat pasangan yang benar maka dia mencapai nilai yang tertinggi dalam hal kebahagiaan. Jadi, dalam masa pacaran ada dua kata yang sangat penting, yaitu : " membangun " dan " berguna ". Di masa pacaran bukan sekedar boleh apa tidak tetapi harus penuh dengan pertimbangan. Apakah itu berguna atau itu untuk membangun ! Sehingga memiliki tujuan dan tetap memgang komitmen yang jelas. Untuk itu, harus saling menopang dan membangun serta  menghadapi masalah bersama-sama. Disaat inilah banyak di perlukan berkomunikasi dan sharing untuk membangun hubungan yang lebih baik sehingga apa saja yang dilakukan akan berjalan sesuai jalannya.


Ciri-Ciri Berpacaran Yang Salah
Pasti kita tidak ingin terjebak dalam berpacaran dan takut akan menikmati racun didalam berpacaran. Untuk itu, koreksi lagi pacarmu agar tidak terjadi sesuatu pada diri kita. Ini ada beberapa kateria ayng perlu kita ingat :

a. Berpacaran Dengan Orang Yang Tidak Tepat
Apapun alasannya, kalau kita berpacaran dengan orang yang tidak tepat tetap saja itu salah. Kegagalan akan selalu bertepuk tangan jika kalian berpacaran dengan orang yang tidak tepat. karena akan bisa menghancurkan kehidupan dan merusak masa depan. Pacaran dengan orang yang tidak tepat adalah awal dari banyak penderitaan. Sehingga pada prinsipnya, pacaran dengan orang yang tidak sesuai dengan kita kalau dilanjutkan kepernikahan akan mendatangkan penderitaan dan penyesalan seumur hidup.

b. Berpacaran Dengan Melakukan Hubungan Seks
Banyak diantara kita pernah berkata, bahwa hanya sebatas " ciuman " dan " pegang-pegangan " itu hal yang wajar saja. Ingat, inilah awal dari segalanya. Kalau pria dan wanita tidak tegas dan berkomitmen untuk menolak hal ini berarti akan terus menerus dilingkaran cinta nafsu. Sehingga akan terjadi seks-pra nikah dan jika sudah terjadi hubugan seks sekali, maka bisa dipastikan akan terjadi lagi. Ini semua dimulai dari saling berciuman, saling merangsang dan ahkirnya melakukan hubungan yang belum layak untuk dilakukan dikalangan anak muda.
CATATAN : Yang dapat mengendalikan, membangkitkan, dan mengerakkan itu semua hanyalah diri kita sendiri. 

c. Berpacaran Dengan Orang Yang Tidak Mencintai
Banyak orang yang berpacaran hanyalah stasus saja. dan banyak juga diantaranya karena dijodohkan oleh orang tuanya. Perlu  ditegaskan bahwa ini gaya pacaran yang salah, karena cinta harus saling mencintai dan saling mengasihi. Karena cinta tidak bisa bertepuk sebelah tangan kita harus tahu dan yakin kalau dia juga mencintai kita.
 

d. Berpacaran Dengan Orang Yang Tidak Membangun
Kadang disaat kita berpacaran dengan orang yang tidak membangun dapat menganggu perkerjaan, kegiatan-kegiatan, dan juga masa depan, maka harus ditegaskan untuk memutuskan pacar tersebut. Kalau cinta tidak dapat membangun dan memberikan kemajuan berarti itu berpacaran yang salah.


e. Berpacaran Dengan Memakai Kekerasan, Pengancaman, Dan Menyakiti
Dimasa pacaran yang telah diwarnai dengan kekerasan, pengancaman, dan menyakiti baik itu berupa fisik maupun batin sebaiknya segera di tinggalkan saja ! Karena dengan kekerasan, pengancaman, dan menyakiti itu akan terbawa sampai membentuk kehidupan berumah tangga kelak.

f. Berpacaran Tanpa Didasari Keseriusan Dan Berkomitmen
Cinta yang tidak didasari dengan berkomitmen dan keseriusan sudah pasti merupakan kesalahan dari salah memilih pasangan. Untuk itu, perlu di tegaskan ! kita harus intropeksi kembali hubungan itu dari pada akan terombang-ambing tanpa hubungan yang tidak jelas.

g. Berpacaran Dengan Orang Yang Sudah Menikah
Mengapa saya perlu menuliskan hal ini? Karena dizaman yang serba canggih ini banyak diantara anak muda lebih memilih berpacaran dengan orang yang sudah menikah atau dengan orang yang sudah terikat didalam sebuah pernikahan. Apa yang menyebabkan demikian, karena mereka menggangap pria yang sudah menikah terlihat dewasa, matang, mapan, pengertian, dan bisa melindungi. Tetapi ingatlah, itu termasuk dosa perzinahan.
< >