Prinsip Menemukan Pasangan Hidup

Reaksi:
Memilih pasangan hidup merupakan salah satu keputusan yang sangatlah penting untuk sebuah kebahagiaan. Mengapa? karena jika salah memilih pasangan hidup dapat menyebabkan kebahagiaan berubah menjadi pertengkaran, amarah, kekerasan, perselingkuhan, kebohongan, kebencian, dan masalah lainnya. Sehingga tidak jarang harus diahkiri dengan perceraian yang mendatangkan penderitaan seumur hidup. Penderitaan itu bukan hanya bagi pasangan tersebut, tetapi akan berdampak bagi anak-anak yang sudah dilahirkan. Itu semua disebabkan karena tidak adanya keharmonisan dari orang tua ( Broken Home ). Tanpa disadari saat adanya masalah justru akan menghasilkan pasangan yang mudah menyerah dan mudah mengatakan kata cerai/putus.

Menemukan pasangan hidup bagaikan antara " Sorga " dan " Neraka ". Karena itu untuk memilih pasangan yang tepat menentukan keluarga yang akan dibina dan didapatkan. Pertanyaannya : Mungkinkah kita menemukan Mr/Mrs Right ? Jawabnya " it's impossible ".

Manusia yang hidup didunia ini tidak ada seorang pun yang sempurna, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, tidak dibutuhkan harus mencari atau menemukan pasangan yang sempurna. Karena itu dapat membuat kerseringan putus atau gonta-ganti pacar.

Ada 3 hal prinsip yang perlu diketahui untuk menemukan pasangan hidup, yaitu :
a. Kehidupan
Berbicara tentang " kehidupan " berarti  membawa pasangan itu lebih maju dan memiliki tujuan untuk diarahkan ke masa depan. Sehingga hubungan yang dibentuknya pun menghasilkan hal-hal yang creativ, positif, dan konstruksi. Dengan menanamkan arti kehidupan sudah jelas hubungan yang dibangun akan memliki komitmen dan bertanggung-jawab. Gitu juga sebaliknya kalau tidak memliki prinsip ini sudah jelas akan mendatangkan malapetaka baik itu dengan keluarga, lingkungan, dan diri sendiri. Disaat menemukan pasangan hidup harus benar-benar dipahami arti dari kehidupan agar hubungan membawa perkembangan dan kemajuan.

b. Kepribadian
Dalam hal ini kepribadian seseorang perlu diasah dan ditajamkan. Seperti besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. Artinya selama menemukan pasangan hidup harus diperlukan mengasah kepribadian diri sendiri, agar bisa menghasilkan karakter yang lebih baik dan dewasa. Banyak hubungan yang gagal/putus ditengah jalan. Itu disebabkan, karena masih memliki sifat kasar, egois, menyerah dan kekanak-kanakkan. Tetapi, begitu sudah memiliki prinsip ini, sudah jelas akan adanya perubahan dan membuat watak seseorang menjadi lebih bertanggung-jawab dan dewasa. Seseorang yang benar-benar ingin menemukan pasangan idealnya biasa akan mengerti dan menaati segala larangan. Sehingga hubungan yang dibentuknya akan membuat pasangannya menjadi pribadi yang utuh dan berharga.

c. Kerohanian
Menemukan pasangan hidup harus semakin mendekat dan cinta akan Tuhan. Proses demi proses yang dijalani pun harus lebih setia dan makin rajin menghadiri acara ibadah. Sayangnya banyak diantara  kalangan kaum muda, begitu sudah mendapatkan orang yang mengisi hari-harinya mengalami kemunduran imannya. Sehingga agamanya pun hanya sebagai formalitas dan basa-basi belaka. Maka menanamkan prinsip dalam kerohanian sangatlah penting agar tidak mudah terjebak dengan hal yang bersifat sementara dan duniawi.

Dengan adanya 3 prinsip ini, sudah jelas seseorang yang sudah menemukan pasangannya akan memberikan hal yang creativ, positif, dan konstruksi. Dan membuat dirinya menjadi lebih baik, matang, bertanggung-jawab, dan dewasa. Dengan adanya prinsip ini juga dapat membantu menemukan pasangan hidup kita selamanya.
< >